Topreneur – Demi mencegah bentrokan antar pendukung pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur pada debat pertama Pilkada Jakarta 2024, Kepolisian menyiagakan tim khusus. Debat yang berlangsung Minggu malam di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, menjadi sorotan utama.
"Kami ingin memastikan tidak terjadi gesekan antarmassa pendukung," tegas Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, di lokasi.
Untuk mengantisipasi konflik, polisi telah menyiapkan personel gabungan dalam jumlah besar. Paslon nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono, dijaga oleh 175 personel, sementara paslon nomor urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, mendapatkan pengawalan sebanyak 164 personel. Paslon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, juga mendapat pengawalan ketat dengan 159 personel.
Meskipun undangan dibatasi hanya sekitar 110 orang per paslon, Susatyo mencatat kehadiran massa non-undangan bisa mencapai 500-600 orang.
"Kami berharap massa non-undangan dapat bersikap tertib dan dewasa dalam berdemokrasi. Hindari provokasi yang bisa memicu ketegangan di luar arena debat," imbau Susatyo.
Kepolisian juga telah mengatur waktu kedatangan paslon secara ketat, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh KPU DKI Jakarta. Setiap paslon diharapkan hadir tepat waktu, yaitu setiap 15 menit, untuk menghindari antrean di pintu masuk.