Jamur kancing, atau Agaricus bisporus, merupakan bahan masakan populer di seluruh dunia. Rasanya yang lezat, tekstur lembut, dan fleksibilitasnya dalam berbagai resep membuatnya menjadi favorit. Namun, di balik kelezatannya, jamur kancing juga menyimpan segudang manfaat kesehatan yang patut diketahui.
Kandungan Gizi Jamur Kancing
Jamur kancing, sering disebut juga champignon, merupakan versi muda dari jamur portobello. Warnanya putih, ukurannya sedang, dan memiliki rasa umami yang khas. Teksturnya yang agak keras memberikan sensasi renyah saat dikunyah, namun akan menjadi empuk dan gurih setelah dimasak.
Jamur ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari tumisan, topping pizza, hingga jamur krispi. Keberagaman pengolahannya ini semakin menambah daya tarik jamur kancing di dunia kuliner.
Kandungan gizinya pun melimpah. Berikut rincian kandungan gizi dalam satu cangkir (sekitar 100 gram) jamur kancing ukuran sedang, berdasarkan data dari Food Data Central:
- Kalori: 20 kkal
- Karbohidrat: 3 gram
- Protein: 3 gram
- Vitamin D: 0,18 mikrogram
- Air: 92,4 gram
- Serat: 1 gram
- Kalsium: 3 miligram
- Zat besi: 0,5 miligram
- Magnesium: 9 miligram
- Fosfor: 86 miligram
- Kalium: 318 miligram
Selain nutrisi di atas, jamur kancing juga mengandung berbagai vitamin B kompleks, seperti riboflavin, niasin, dan asam pantotenat, serta mineral-mineral penting lainnya seperti seng dan tembaga. Kandungan ini yang menjadikan jamur kancing sebagai sumber nutrisi yang kaya dan bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaat Jamur Kancing untuk Kesehatan
Berkat kandungan nutrisi yang kaya, jamur kancing menawarkan beragam manfaat kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kandungan selenium, vitamin D, dan vitamin B kompleks dalam jamur kancing berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Selenium membantu produksi antioksidan, melindungi sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas.
Vitamin D mendukung pertumbuhan sel dan meningkatkan fungsi imun, sementara vitamin B6 esensial untuk pembentukan sel darah merah, protein, dan DNA—semuanya krusial untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat.
Menurunkan Tekanan Darah
Kandungan kalium yang tinggi dalam jamur kancing membantu menurunkan tekanan darah. Kalium membantu menyeimbangkan efek natrium, mengurangi retensi cairan, dan meningkatkan efisiensi tubuh dalam mengeluarkan natrium melalui urine.
Selain itu, kalium juga berperan dalam melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah terkontrol. Dengan demikian, konsumsi jamur kancing secara teratur dapat membantu mencegah dan mengelola hipertensi.
Baik untuk Kesehatan Tulang
Vitamin D dalam jamur kancing, yang diperoleh dari paparan sinar matahari selama pertumbuhan, meningkatkan penyerapan kalsium. Hal ini sangat penting untuk kesehatan tulang.
Kalsium, yang juga terdapat dalam jamur kancing, berperan krusial dalam membangun dan menjaga kepadatan tulang. Oleh karena itu, mengonsumsi jamur kancing dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis, osteomalasia, dan rakhitis.
Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Polisakarida, khususnya beta-glukan, dan serat dalam jamur kancing mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Beta-glukan berfungsi sebagai prebiotik, yaitu sumber makanan bagi bakteri baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium.
Mikrobioma usus yang seimbang sangat penting untuk pencernaan yang sehat dan penyerapan nutrisi yang optimal. Dengan demikian, jamur kancing berkontribusi pada kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko sembelit dan diare.
Menurunkan Kolesterol
Serat larut seperti beta-glukan dalam jamur kancing membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan, mencegah penyerapannya ke dalam darah. Hal ini berkontribusi pada penurunan kadar kolesterol LDL (“kolesterol jahat”).
Selain itu, antioksidan seperti ergothioneine dan selenium dalam jamur kancing membantu melawan peradangan dan stres oksidatif, yang keduanya terkait dengan kadar kolesterol tinggi. Jamur kancing juga merupakan alternatif sumber protein yang rendah lemak dan kalori, dibandingkan daging merah.
Baik untuk Kesehatan Otak
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jamur kancing dapat meningkatkan daya ingat dan mengurangi kerusakan otak yang mirip dengan penyakit Alzheimer. Meskipun masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, temuan ini menunjukkan potensi manfaat jamur kancing bagi kesehatan kognitif.
Studi pada hewan menunjukkan bahwa konsumsi jamur kancing secara teratur dapat mengurangi jumlah plak otak dan meningkatkan fungsi kognitif. Tentu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi manfaat ini pada manusia.
Menjaga Kesehatan Jantung
Serat larut, kandungan kalium, dan antioksidan dalam jamur kancing berkontribusi pada kesehatan jantung. Serat larut menurunkan kolesterol LDL, sementara kalium menjaga tekanan darah tetap stabil.
Antioksidan melawan stres oksidatif dan peradangan, mencegah kerusakan pembuluh darah. Oleh karena itu, konsumsi jamur kancing secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Mencegah dan Mengatasi Kanker
Penelitian mengaitkan konsumsi jamur, termasuk jamur kancing, dengan penurunan risiko berbagai jenis kanker. Ergothioneine, antioksidan kuat dalam jamur, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, yang berpotensi menyebabkan kanker.
Meskipun bukan pengobatan kanker, konsumsi jamur kancing sebagai bagian dari pola makan sehat dapat menjadi langkah preventif yang bermanfaat. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Jamur kancing merupakan tambahan yang sehat dan lezat untuk berbagai hidangan. Pastikan untuk memasaknya dengan benar agar manfaatnya optimal. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mengetahui bagaimana cara terbaik menggabungkan jamur kancing ke dalam pola makan Anda.
Ringkasan Manfaat Jamur Kancing
Berikut ringkasan manfaat jamur kancing untuk kesehatan:
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Menurunkan tekanan darah
- Baik untuk kesehatan tulang
- Meningkatkan kesehatan pencernaan
- Menurunkan kolesterol
- Baik untuk kesehatan otak
- Menjaga kesehatan jantung
- Mencegah dan mengatasi kanker (potensial)