Ejakulasi, proses keluarnya sperma, terjadi saat pria mencapai orgasme. Banyak yang bertanya tentang efek mengeluarkan sperma setiap hari. Berikut penjelasannya.
Tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan frekuensi ejakulasi tertentu berdampak negatif pada kesehatan. Beberapa pria dapat ejakulasi setiap hari, bahkan beberapa kali sehari, tanpa masalah.
Namun, beberapa pria mungkin mengalami efek samping fisik dan psikologis. Berikut beberapa efek samping yang perlu diperhatikan.
Ragam Efek Samping Mengeluarkan Sperma Setiap Hari
1. Kelelahan
Kelelahan bisa menjadi efek samping ejakulasi setiap hari karena penurunan energi tubuh. Ejakulasi melepaskan zat kimia seperti dopamin dan oksitosin yang menimbulkan rasa senang. Tingkat hormon yang tinggi ini mungkin menyebabkan kelelahan, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini.
2. Volume Air Mani Berkurang
Sebuah penelitian tahun 2015 menunjukkan penurunan volume air mani pada pria yang ejakulasi setiap hari selama 14 hari. Namun, penurunan ini tidak signifikan dan tidak mempengaruhi jumlah, bentuk, atau pergerakan sperma di bawah batas normal.
Penting untuk diingat bahwa volume air mani dapat bervariasi secara alami dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kesehatan secara umum, nutrisi, dan tingkat stres. Sehingga, penurunan volume yang teramati dalam penelitian tersebut belum tentu menunjukkan masalah kesehatan yang serius.
3. Iritasi Penis
Kurangnya pelumas saat berhubungan intim atau masturbasi dapat menyebabkan lecet dan iritasi pada penis. Gesekan berulang juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala dan batang penis, ditandai dengan gatal, kemerahan, bengkak, dan nyeri.
Menggunakan cukup pelumas dan teknik yang tepat dapat membantu mencegah iritasi. Jika iritasi terjadi, hentikan aktivitas seksual sementara waktu dan beralih ke perawatan rumahan seperti kompres dingin. Jika iritasi tidak membaik, konsultasikan dengan dokter.
4. Kecanduan Seks
Ejakulasi setiap hari juga dapat berdampak pada kesehatan mental, seperti kecanduan seks. Kecanduan seks adalah kondisi di mana seseorang memiliki hasrat seksual yang tidak terkendali, meskipun menyebabkan perasaan malu atau negatif.
Jika Anda merasa kesulitan mengontrol dorongan seksual Anda atau jika aktivitas seksual Anda mengganggu kehidupan sehari-hari, penting untuk mencari bantuan profesional. Terapi dan konseling dapat membantu mengatasi kecanduan ini.
5. Gangguan Tidur
Meskipun ejakulasi dapat memicu rasa kantuk karena pelepasan hormon prolaktin, ejakulasi setiap hari dapat mengganggu pola tidur, terutama jika dilakukan untuk mengatasi stres atau kecemasan. Mencari cara lain untuk mengelola stres sangat penting untuk menjaga kesehatan tidur.
6. Penurunan Sensitivitas Saat Berhubungan
Ejakulasi yang terlalu sering dapat menyebabkan desensitisasi pada area genital, membuat pria lebih sulit merasakan rangsangan seksual. Hal ini dapat mengurangi kepuasan seksual dan berpotensi menyebabkan disfungsi ereksi dalam jangka panjang.
Jika Anda mengalami penurunan sensitivitas, cobalah mengurangi frekuensi ejakulasi untuk sementara waktu. Diskusikan dengan pasangan Anda mengenai perubahan frekuensi hubungan intim dan coba teknik-teknik yang bisa meningkatkan sensasi.
7. Perasaan Bersalah
Ejakulasi seringkali terkait dengan norma budaya atau agama. Hal ini dapat menyebabkan perasaan bersalah pada beberapa individu. Perasaan bersalah yang berlebihan juga bisa memicu stres, terutama jika ejakulasi digunakan untuk mengatasi masalah emosional.
Jika Anda merasa bersalah atau cemas terkait dengan aktivitas seksual Anda, penting untuk mempertimbangkan nilai-nilai Anda dan mencari dukungan dari orang-orang terdekat. Terapi atau konseling dapat membantu mengatasi perasaan negatif ini.
Kesimpulan
Ejakulasi setiap hari umumnya tidak berbahaya, tetapi penting untuk memperhatikan efek samping potensial. Jika Anda mengalami efek samping negatif, kurangi frekuensi ejakulasi atau konsultasikan dengan dokter.
Menjaga keseimbangan antara kehidupan seksual dan kesehatan fisik serta mental sangat penting. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika Anda memiliki kekhawatiran atau mengalami masalah terkait dengan frekuensi ejakulasi Anda.