Lionel Messi dipastikan absen membela Timnas Argentina dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan bulan Maret 2025. Pengumuman ini menyusul hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan adanya cedera pada pemain bintang tersebut. Argentina akan menghadapi Brasil dan Uruguay pada bulan Maret, dan absennya Messi merupakan pukulan telak bagi tim.
Inter Miami, klub Messi, mengkonfirmasi cedera ringan pada otot adduktor sang pemain. Cedera ini didapat Messi setelah merasa tidak nyaman dalam kemenangan 2-1 atas Atlanta United FC pada 17 Maret 2025. Ironisnya, Messi mencetak gol penyeimbang dalam pertandingan tersebut sebelum mengalami cedera.
Messi menjalani MRI pada 17 Maret untuk mengetahui tingkat keparahan cedera. Hasilnya menunjukkan cedera otot adduktor ringan. Ketersediaan Messi untuk bermain akan bergantung pada perkembangan klinis dan responsnya terhadap perawatan.
Absennya Messi: Strategi Kebugaran atau Cedera Serius?
Sebelum cedera ini, Messi sudah diistirahatkan dalam tiga pertandingan Inter Miami. Keputusan ini dibenarkan oleh pelatih Javier Mascherano sebagai bagian dari strategi manajemen kebugaran. Mascherano menegaskan absennya Messi bukan karena cedera serius.
Meskipun sempat bermain penuh 90 menit dan mencetak gol melawan Atlanta United, cedera ringan ini memaksa Messi dicoret dari skuad Argentina untuk pertandingan kualifikasi melawan Uruguay (21 Maret) dan Brasil (25 Maret). Hal ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi pelatih Lionel Scaloni.
Argentina saat ini memimpin klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan. Mereka unggul lima poin dari Uruguay, pesaing terdekat. Peluang untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko masih terbuka lebar, meskipun absennya Messi.
Koordinasi Tim Medis Argentina dan Inter Miami
Tim medis Inter Miami dan tim medis Argentina terus berkoordinasi untuk memantau kondisi Messi. Mascherano awalnya yakin Messi akan fit untuk bergabung dengan Timnas Argentina. Namun, setelah cedera dikonfirmasi, keputusan untuk tidak memaksakan keikutsertaan Messi diambil.
Messi merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina dan pemain dengan jumlah caps terbanyak, dengan 122 gol dari 191 penampilan. Absennya pemain legendaris ini tentu akan sangat terasa bagi timnas. Diharapkan Messi dapat pulih sepenuhnya dan kembali bermain untuk Inter Miami pada laga melawan Philadelphia Union tanggal 29 Maret.
Meskipun absennya Messi merupakan kerugian besar bagi Argentina, keputusan ini juga menunjukkan prioritas utama pada pemulihan dan kesehatan jangka panjang sang pemain. Argentina masih memiliki skuad yang kuat dan berpeluang besar lolos ke Piala Dunia 2026, meskipun tanpa Messi untuk pertandingan kualifikasi bulan Maret ini. Strategi rotasi pemain dan persiapan tim yang matang tetap menjadi kunci keberhasilan mereka.
Informasi tambahan: Perlu diperhatikan bahwa cedera otot adduktor seringkali membutuhkan waktu pemulihan yang bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya. Faktor usia Messi juga perlu dipertimbangkan dalam proses pemulihan. Meskipun cedera tergolong ringan, tetap penting untuk menghindari risiko cedera lebih parah dengan memberikan waktu istirahat yang cukup.