Biji selasih, biji mungil yang kerap menjadi penambah kesegaran minuman buka puasa, memiliki daya simpan yang cukup singkat jika tidak disimpan dengan benar. Setelah menikmati segelas es buah yang menyegarkan, jangan buang sisa biji selasih Anda. Dengan teknik penyimpanan yang tepat, biji selasih dapat tetap terjaga kesegarannya dan siap digunakan untuk hidangan selanjutnya.
Biji selasih, yang berasal dari tanaman Ocimum Basilicum, seringkali dikacaukan dengan biji chia. Meskipun memiliki bentuk dan fungsi yang mirip, keduanya memiliki perbedaan tekstur dan rasa. Biji selasih cenderung lebih kecil dan memiliki rasa yang sedikit lebih lembut dibandingkan biji chia.
Cara Menyimpan Biji Selasih Agar Tahan Lama
1. Memilih Biji Selasih Berkualitas
Langkah pertama dan terpenting adalah memilih biji selasih yang berkualitas baik. Perhatikan warna dan bentuk biji selasih. Pilih biji yang berwarna hitam mengkilap, utuh, dan tidak pecah. Hindari biji yang kusam atau sudah mulai bertunas. Jika memungkinkan, pilih biji selasih organik yang bebas dari pestisida dan bahan kimia berbahaya untuk menjaga kesehatan Anda.
Mencari biji selasih organik dapat memberikan nilai tambah pada kualitas dan keamanan makanan Anda. Keberadaan sertifikat organik pada kemasan produk dapat menjadi jaminan kualitas biji selasih yang Anda beli.
2. Mencuci Biji Selasih
Setelah membeli atau memanen biji selasih, cucilah dengan air mengalir hingga bersih. Buang kotoran atau serpihan yang mungkin menempel. Proses pencucian ini penting untuk menghilangkan debu, sisa pestisida, atau kontaminan lainnya yang dapat memengaruhi kualitas dan keamanan biji selasih.
Pastikan Anda mencuci biji selasih hingga benar-benar bersih dan bebas dari kotoran. Anda dapat menggunakan saringan untuk memudahkan proses pencucian.
3. Merendam Biji Selasih
Rendam biji selasih dengan perbandingan 1:3 (biji selasih : air). Misalnya, satu sendok makan biji selasih direndam dalam tiga sendok makan air. Lama perendaman bisa disesuaikan dengan keinginan, biasanya cukup hingga biji selasih mengembang sempurna dan menjadi sedikit lengket.
Jangan merendam biji selasih terlalu lama, karena dapat menyebabkan biji menjadi terlalu lembek dan mudah busuk. Perhatikan tekstur biji selasih saat direndam, hentikan perendaman saat biji sudah mengembang sesuai keinginan Anda.
4. Menyimpan Biji Selasih dalam Wadah Kedap Udara
Setelah direndam, tiriskan biji selasih dan pindahkan ke wadah kedap udara. Pastikan wadah bersih dan kering sebelum digunakan. Wadah kedap udara akan mencegah biji selasih dari paparan udara dan kelembapan yang dapat menyebabkan pertumbuhan jamur atau bakteri.
Wadah kaca atau plastik food grade merupakan pilihan yang baik untuk menyimpan biji selasih. Hindari menggunakan wadah yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap bau atau bahan kimia yang dapat mencemari biji selasih.
5. Penyimpanan di Kulkas
Simpan wadah berisi biji selasih di dalam kulkas. Suhu dingin kulkas akan membantu memperlambat proses pembusukan dan menjaga kesegaran biji selasih. Dengan cara ini, biji selasih dapat bertahan hingga dua hingga tiga hari.
Pastikan suhu kulkas Anda terjaga dengan baik agar biji selasih tetap terjaga kesegarannya. Jangan menyimpan biji selasih di dalam freezer, karena dapat menyebabkan teksturnya berubah.
6. Mengaduk Biji Selasih Secara Berkala
Untuk mencegah biji selasih menggumpal dan menjaga kelembapannya, aduk biji selasih secara berkala selama penyimpanan di kulkas. Aduk perlahan agar tidak merusak biji selasih.
Mengaduk biji selasih memudahkan distribusi kelembapan secara merata, sehingga mencegah pembusukan dan menjaga tekstur biji selasih tetap kenyal.
7. Hindari Tempat Panas dan Sinar Matahari Langsung
Jangan menyimpan biji selasih di tempat yang panas atau terkena sinar matahari langsung. Panas dapat mempercepat pertumbuhan tunas dan menurunkan kualitas biji selasih.
Simpan biji selasih di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung. Tempat yang gelap dan berventilasi baik juga akan membantu menjaga kualitas biji selasih.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menikmati kesegaran biji selasih dalam waktu yang lebih lama. Selamat mencoba!