Samsung Galaxy A56 resmi diluncurkan sebagai penerus Galaxy A55. Perangkat ini menawarkan sejumlah peningkatan spesifikasi yang menarik, namun pertanyaannya adalah, sebandingkah upgrade ini dengan biaya yang dikeluarkan? Mari kita bandingkan spesifikasi keduanya secara detail untuk mengetahui jawabannya.
Desain dan Tampilan
Galaxy A55 hadir dengan desain premium khas kelas menengah, menggunakan bodi kaca dengan bingkai aluminium. Dimensi dan bobotnya tercatat 161,1 x 77,4 x 8,2 mm dan 213 gram. Galaxy A56 menawarkan desain yang sedikit lebih modern, lebih ramping dan ringan.
“Ketebalannya berkurang menjadi 7,4 mm dengan bobot yang lebih ringan 15 gram menjadi 198 gram,” kata Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, saat sesi hands-on.
Perubahan desain juga terlihat pada housing kamera yang memberikan kesan lebih segar. Tersedia dalam empat pilihan warna: Awesome Lightgray, Awesome Graphite, Awesome Olive, dan Awesome Pink.
Layar
Galaxy A55 menggunakan layar Super AMOLED 6,6 inci dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2340 piksel), refresh rate 120Hz, kecerahan 1000 nits, dan perlindungan Gorilla Glass Victus+.
Galaxy A56 sedikit lebih besar, dengan layar 6,7 inci. Meskipun masih menggunakan panel Super AMOLED dengan resolusi yang sama, kecerahannya ditingkatkan menjadi 1200 nits untuk visibilitas yang lebih baik di luar ruangan. Perlindungan Gorilla Glass Victus+ dipertahankan, dan kini telah mendukung fitur Vision Booster.
Performa
Galaxy A55 ditenagai oleh chipset Exynos 1480 (4nm), CPU octa-core hingga 2,75 GHz, dan GPU Mali-G68 MP5. Performa ini cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari, game ringan, dan multitasking, dengan skor AnTuTu sekitar 713.000. Pilihan RAM tersedia 6GB atau 8GB, dengan penyimpanan internal hingga 256GB.
Galaxy A56 menggunakan chipset Exynos 1580 (4nm), menawarkan CPU yang lebih cepat (hingga 2,9 GHz) dan GPU Mali-G76 MP5 yang lebih powerful. Skor AnTuTu diperkirakan mencapai 850.000-900.000, peningkatan signifikan untuk game dan aplikasi berat. Pilihan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal hingga 256GB, serta slot microSD hingga 1TB.
Kamera
Galaxy A55 memiliki konfigurasi triple kamera: 50MP (utama, f/1.8, OIS), 12MP (ultrawide, f/2.2), dan 5MP (makro, f/2.4), serta kamera depan 32MP (f/2.2). Kualitasnya cukup baik untuk fotografi sehari-hari, tetapi mungkin kurang optimal di kondisi minim cahaya.
Galaxy A56 mempertahankan konfigurasi serupa: 50MP (utama, f/1.8, OIS), 12MP (ultrawide), dan 5MP (makro). Namun, sensor utama ditingkatkan untuk menghasilkan foto yang lebih tajam di malam hari berkat teknologi AI Night Mode yang disempurnakan. Kamera depan diturunkan menjadi 13MP (f/2.2), tetapi mendukung perekaman video 4K HDR yang lebih stabil.
“Kemampuan Nightography juga ditingkatkan. Jadi kalau kita bikin konten saat low light, noise dari kamera depan dan belakang dapat dikurangi,” jelas Verry. Kecepatan pengambilan gambar juga meningkat signifikan pada A56.
Baterai dan Sistem Operasi
Kedua ponsel dibekali baterai 5000mAh. Galaxy A55 mendukung fast charging 25W, sedangkan Galaxy A56 meningkatkannya menjadi 45W, mampu mengisi baterai 0-50% dalam sekitar 20 menit.
Galaxy A55 menjalankan Android 14 dengan One UI 6.1, dengan jaminan update OS hingga 4 tahun. Galaxy A56 hadir dengan Android 15 dan One UI 7, dan menjanjikan update hingga 6 tahun, lebih cocok untuk pengguna jangka panjang.
Galaxy A56 juga dilengkapi berbagai fitur AI seperti Circle to Search yang ditingkatkan, Object Eraser, My Filter, dan Auto Trim. Kedua ponsel memiliki rating IP67, tetapi A56 menambahkan fitur pendingin vapor chamber untuk pengalaman gaming yang lebih nyaman.
Harga dan Kesimpulan
Harga Galaxy A56 5G di Indonesia adalah sebagai berikut:
Samsung menawarkan program reservasi dengan berbagai promo menarik. Apakah upgrade ke Galaxy A56 sepadan? Tergantung kebutuhan individu. Jika Anda menginginkan peningkatan performa, kamera yang lebih baik, sistem operasi yang lebih baru dengan dukungan update yang lebih lama, serta fitur AI tambahan, maka upgrade mungkin layak dipertimbangkan. Namun, jika Anda puas dengan performa Galaxy A55, mungkin upgrade tidak terlalu diperlukan.